SIDOARJO, halojatim — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan pada 24 Mei 2026, dinamika politik di tingkat desa mulai menghangat. Sejumlah kandidat kepala desa mulai membangun komunikasi politik dan konsolidasi dengan berbagai pihak guna memperkuat dukungan menjelang kontestasi.
Hal itu terlihat saat Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menerima audiensi anggota DPRD Sidoarjo dari Fraksi Gerindra, Anang Siswandoko, bersama dua calon kepala desa kader Partai Gerindra di Rumah Dinas Wakil Bupati Sidoarjo, Jumat (13/3/2026).
Dua kandidat yang hadir dalam pertemuan tersebut yakni Suhermanto, calon Kepala Desa Sidokerto Kecamatan Buduran nomor urut 1, serta Trian Putra Pamungkas, calon Kepala Desa Suko Kecamatan Sidoarjo Kota nomor urut 2.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Anang Siswandoko menyampaikan dukungannya kepada kader partai yang maju dalam kontestasi Pilkades. Ia menilai kehadiran kader partai di level pemerintahan desa dapat memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan lembaga legislatif.
“Dukungan ini kami berikan karena yang bersangkutan merupakan kader murni Gerindra sekaligus pengurus partai. Harapannya jika terpilih menjadi kepala desa, pembangunan desa dapat dipercepat melalui sinergi dengan legislatif,” ujar Anang.
Menurutnya, bahkan sebelum pelaksanaan Pilkades, sejumlah program aspirasi legislatif telah mulai diarahkan untuk mendukung pembangunan di desa-desa yang membutuhkan perhatian. Program tersebut, kata dia, menjadi bentuk komitmen wakil rakyat dalam mempercepat pembangunan di tingkat desa.
Anang menjelaskan, kolaborasi antara kepala desa dan anggota legislatif dapat membuka peluang percepatan pembangunan melalui jalur pokok pikiran (pokir) dewan. Mekanisme tersebut kerap dinilai lebih cepat dalam realisasi program dibandingkan jalur Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Sementara itu, Suhermanto yang maju sebagai calon Kepala Desa Sidokerto menekankan pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan sebagai salah satu prioritas pembangunan desa.
Ia menilai kondisi ekonomi masyarakat, terutama warga yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK), membutuhkan perhatian serius dari pemerintah desa.
“Kami ingin mendorong ekonomi kerakyatan agar masyarakat memiliki kesempatan usaha dan lapangan kerja. Dengan begitu, angka pengangguran di desa bisa ditekan,” ujarnya.
Di sisi lain, Trian Putra Pamungkas yang maju sebagai calon Kepala Desa Suko menjadi kandidat termuda di antara empat calon yang bertarung. Ia mengusung visi “Menuju Perubahan Desa Suko yang Adil dan Makmur”.
Menurutnya, pembangunan desa dalam beberapa periode terakhir masih memerlukan pemerataan, khususnya pada sektor infrastruktur dan penanganan drainase yang kerap menjadi penyebab banjir di sejumlah wilayah.
Jika mendapat kepercayaan masyarakat, Trian berkomitmen meningkatkan pelayanan publik melalui program “Lapor Kades 24 Jam” serta memperkuat transparansi pengelolaan anggaran desa melalui platform digital agar masyarakat dapat memantau penggunaan anggaran secara terbuka.
Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari dinamika demokrasi menjelang Pilkades serentak.
Ia menyebut pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi ruang komunikasi antara kader partai dan pemerintah daerah.
“Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh keharmonisan. Ini bagian dari proses demokrasi menjelang Pilkades. Tentu kami memberikan dukungan penuh, terlebih kedua calon tersebut merupakan kader Partai Gerindra,” ungkapnya.
Mimik juga berharap pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Sidoarjo pada 24 Mei 2026 dapat berlangsung aman, demokratis, dan menghasilkan pemimpin desa yang mampu membawa perubahan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.@arf


