Surabaya, halojatim – Aksi kekerasan kembali mengguncang warga Kota Pahlawan. Peristiwa pembacokan tragis terjadi di Jalan Wonokusumo Jaya, Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, pada Rabu (29/4/2026) pagi, yang menewaskan seorang pria berinisial H (37).
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tergeletak di tengah gang sempit dengan sejumlah luka bacok di tubuhnya. Darah terlihat menggenang di sekitar lokasi, memicu kepanikan warga setempat yang pertama kali menemukan korban.
Laporan mengenai kejadian tersebut diterima melalui layanan Command Center pada pukul 09.12 WIB. Petugas gabungan bergerak cepat dan tiba di lokasi hanya dalam waktu enam menit setelah laporan masuk. Namun, saat dilakukan pengecekan, korban telah dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Berdasarkan data identitas, korban diketahui merupakan warga Dusun Tekap, Kelurahan Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. Hingga kini, motif di balik aksi pembacokan brutal tersebut masih belum terungkap dan menjadi fokus penyelidikan aparat kepolisian.
Untuk kepentingan penyelidikan, petugas langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi guna mengamankan tempat kejadian dari kerumunan warga. Tim Inafis dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak diterjunkan untuk melakukan olah TKP secara menyeluruh, termasuk mengidentifikasi sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, membenarkan adanya insiden berdarah tersebut. Ia menyampaikan bahwa tim gabungan yang terdiri dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Jatanras Polda Jawa Timur, serta Polsek Semampir saat ini tengah bekerja intensif untuk mengungkap pelaku.
“Kami masih mendalami kasus ini secara menyeluruh, termasuk mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lapangan. Mohon waktu, kami sedang berupaya maksimal untuk mengungkap pelaku dan motifnya,” ujar Iptu Suroto.
Usai proses olah TKP, jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas BPBD bersama Dinas Sosial Kota Surabaya menuju kamar jenazah RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian, mengingat lokasi kejadian berada di kawasan padat penduduk di wilayah Surabaya Utara. Pihak kepolisian memastikan akan mengusut tuntas peristiwa ini demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. @nj


