Kamis, 30 April 2026
spot_img
BerandaHukrimPria Bersarung dan Berpeci Tewas Bersimbah Darah di Wonokusumo Jaya, Diduga Korban...

Pria Bersarung dan Berpeci Tewas Bersimbah Darah di Wonokusumo Jaya, Diduga Korban Pembacokan Empat Orang

Surabaya — Warga Jalan Wonokusumo Jaya, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, digegerkan dengan penemuan seorang pria tewas bersimbah darah di depan Warkop Coffee Black, Minggu (18/1/2026) pagi. Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 05.45 WIB dan sontak mengundang perhatian warga sekitar yang mulai beraktivitas.
Saat pertama kali ditemukan, korban dalam kondisi tidak bernyawa dengan sejumlah luka parah di tubuhnya. Korban hanya mengenakan sarung dan peci putih tanpa pakaian lain.

Di samping jasad korban, tergeletak sebuah sepeda motor Yamaha berwarna biru tua dengan nomor polisi L 5506 DAM yang diduga digunakan korban sebelum kejadian nahas tersebut.


Petugas gabungan dari Polsek Semampir, Unit Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak, serta BPBD Kota Surabaya segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan warga. Proses evakuasi jenazah dilakukan dengan pengamanan ketat sebelum akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur guna keperluan visum dan penyelidikan lebih lanjut.


Usai proses evakuasi, aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan bahwa korban mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam, masing-masing di bagian perut kanan, kaki, dan punggung. Luka-luka tersebut mengindikasikan adanya kekerasan serius yang diduga kuat merupakan aksi pembacokan.


Kanit Reskrim Polsek Semampir, Iptu Su’ud, mengungkapkan bahwa korban diduga tidak langsung meninggal di lokasi ditemukannya jasad. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban terlebih dahulu mengalami penusukan di lokasi lain sebelum akhirnya tergeletak di depan warung kopi.


“Korban sebelum mengembuskan napas terakhir di warkop, terlebih dahulu ditusuk di depan rumah Jalan Wonokusumo Jaya Nomor 14. Di sekitar lokasi itu ditemukan banyak ceceran darah,” ujar Iptu Su’ud kepada wartawan, Minggu (18/1/2026).


Keterangan tambahan disampaikan oleh Wakil Ketua RW XI Kecamatan Semampir, Anwar. Ia menyebutkan bahwa aksi kekerasan tersebut diduga dilakukan oleh sekitar empat orang pelaku yang datang menggunakan sebuah mobil.


“Korban ditemukan meninggal di wilayah RT 1, tetapi pembacokan terjadi di RT 4. Jaraknya sekitar 60 meter. Ada seorang ibu yang hendak ke pasar melihat kejadian itu, namun ketakutan dan langsung lari,” ungkap Anwar.


Menurut penuturan saksi mata yang diterima Anwar, korban dibacok saat masih berada di atas sepeda motor oleh empat orang pelaku. Usai dibacok, korban diduga masih sempat bergerak hingga akhirnya terjatuh dan meninggal dunia di depan warkop.


“Korban bukan warga sini. Pelakunya juga bukan orang sini, katanya menggunakan mobil warna putih,” tambahnya.


Identitas korban akhirnya berhasil diungkap oleh pihak kepolisian melalui penelusuran data kendaraan bermotor. Korban diketahui bernama Umar (34), warga Jalan Kedung Mangu, Surabaya. Penelusuran dilakukan berdasarkan STNK sepeda motor yang ditemukan di lokasi kejadian.


Dalam STNK tersebut, sepeda motor tercatat atas nama MZAK alias Abidin, warga Dupak Bangunsari, Surabaya. Saat didatangi ke alamat tersebut, orang tua Abidin, Bukhori, menjelaskan bahwa sepeda motor itu telah lama dipinjam oleh temannya.


“Motor itu sudah sekitar lima bulan dipakai Umar. Mereka saling kenal dan pernah tergabung dalam komunitas Biker Scoopy,” ujar Abidin.


Abidin juga mengungkapkan bahwa korban sempat memiliki permasalahan dengan seseorang terkait dugaan penipuan. Informasi tersebut ia peroleh dari cerita salah satu rekannya.


“Menurut cerita Fauzen, korban pernah bermusuhan karena masalah penipuan. Orang yang bermasalah dengan Umar disebut-sebut berasal dari Sidoarjo,” katanya.


Sementara itu, Kapolsek Semampir Kompol Herry Iswanto, S.H., menegaskan bahwa pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, dan polisi juga tengah memburu para pelaku pembacokan.


“Kasus ini masih kami lidik. Identitas korban sudah diketahui, namun motif serta pelaku masih kami dalami. Semoga pelaku segera tertangkap,” tegas Kompol Herry.


Hingga kini, situasi di sekitar lokasi kejadian telah kembali kondusif, sementara aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melapor apabila memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus pembunuhan tersebut.@ amd

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments