KALIMANTAN SELATAN, halojatim — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali berhasil mengungkap identitas tiga jenazah korban KM Virgo Transport 8 pada Jumat (9/10/2026).
Dengan tambahan tersebut, total korban yang telah berhasil diidentifikasi mencapai 72 orang.
Ketiga korban yang berhasil teridentifikasi masing-masing adalah Muhammad Anwaril Ma’arif (18), asal Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan; Mochamad Supardi (74), asal Surabaya, Jawa Timur; dan Supiani (45), asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kabid Dokkes Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol dr. Much Sofwan, mengatakan bahwa ketiga jenazah berjenis kelamin laki-laki tersebut telah teridentifikasi pada Kamis (8/10/2026).
“Ketiga jenazah laki-laki teridentifikasi pada hari Kamis kemarin,” kata Sofwan, Jumat (9/10/2026).
Ia menjelaskan, proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan data primer berupa DNA, serta data sekunder yang meliputi ciri-ciri medis dan properti milik korban. Metode tersebut digunakan untuk memastikan kecocokan identitas jenazah dengan data yang diperoleh dari keluarga maupun informasi pendukung lainnya.
Dengan teridentifikasinya tiga korban terbaru, jumlah jenazah yang telah diketahui identitasnya kini mencapai 72 orang dari total 82 jenazah yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.
Sementara itu, tim DVI masih melanjutkan proses identifikasi terhadap 10 jenazah yang hingga kini belum berhasil diketahui identitasnya. Proses tersebut dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan ketelitian agar identitas setiap korban dapat dipastikan secara akurat.
Di sisi lain, Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol Nur Khamid, menyampaikan bahwa pihak kepolisian terus memberikan pendampingan kepada keluarga korban selama menunggu proses evakuasi dan identifikasi.
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan informasi serta dukungan kepada keluarga yang masih menanti kepastian mengenai anggota keluarganya.
“Kita semua berharap agar korban tersisa bisa ditemukan dan teridentifikasi,” tutup Nur Khamid.
Polda Kalimantan Selatan bersama tim DVI masih terus berupaya menuntaskan proses identifikasi seluruh jenazah yang telah diterima. Keluarga korban diharapkan dapat memperoleh kepastian identitas sehingga proses penanganan selanjutnya bisa dilakukan sesuai prosedur.(Nj)


